Address: Jl. Pluit Kencana No.57, Jakarta Utara

021-6622303

Sudah Mendapat Upahnya

Bacaan: Matius 6:1-4; Lukas 14:12-14

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? … bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? – Matius 5:46-47

Suatu waktu Petrus berkata kepada Yesus, “Kami telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!” (Markus 10:28). Maksud pernyataan itu pasti berbicara apa balasannya atau apa yang akan aku terima sebagai upahnya? Tuhan kita tahu membalasnya karena Ia adalah Allah yang penuh kasih dan keadilan. “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak, dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal” (Markus 10:29-30). Itu dapat dimaknai sebagai berkat-berkat rohani seperti pintu-pintu rumah yang terbuka untuk menghibur dan menjadi saudara bagi mereka di dunia ini, namun juga jaminan hidup kekal di langit dan bumi yang baru (“sorga”).

Sekarang dalam hal pemberian kita kepada sesama kita, apakah dapat upahnya? (Ibrani: sakar/pe’ulah; Yunani: misthos/opsonion; Arab: pahala)? Bicara upah biasa berkaitan dengan jasa yang telah kita berikan atau sebagai imbal jasa. Bagi Paulus atas jerih lelah melakukan pelayanan, ia berkata: upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah (adapanos)” (1 Korintus 9:18). Pemberian kita kepada sesama (sedekah) tetap mendapat upah dari Tuhan (Matiuis 6:4; 1 Korintus 15:58)

Namun ingat, lakukan semuanya dengan tidak mengharapkan balasan atau pamer (Matius 6:1-3); atau kalau kita memberi kepada yang mampu firmat berkata, “mereka akan membalasnya” (Lukas 14:12) dan dianjurkan agar memberi kepada mereka yang tidak dapat membalasnya bahkan “can’t say thank you”. Itu bukan berarti kita tak boleh menambahkan berkat kepada mereka yang ada berkat loh. Anggap latihan yah.

Kerjakan bagian kita, Tuhan kerjakan bagian-Nya

 

Ditulis oleh Pdt. Samuel Handrinata
untuk Renungan pada buletin gereja 24 Februari 2019

Leave a Comment

Kontak / Lokasi

Kontak

021-6622303
Jl. Pluit Kencana No.57
[email protected]

Jadwal Ibadah

Minggu:
08.00 WIB & 10.00 WIB

Disertai dengan Sekolah Minggu

Acara Berikutnya